Mukhtarul Ahadis
Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 25. Menyebut-nyebut Nikmat
(Foto: Muhamad Basuki)
التحدثُ بنعمةِ اللهِ شكرٌ وتركُها كفرٌ ومَنْ لا يشكرُ القليلَ لا يشكرُ الكثيرَ ومَنْ لا يشكرُ الناسَ لا يشكرُ اللهَ والجماعةُ بركةٌ والفرقةُ عذابٌ
Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah ber syukur, meninggalkannya berarti ingkar. Barangsiapa yang tidak menyukuri nikmat yang sedikit berarti dia tidak men syukuri nikmat yang banyak; dan barang siapa yang tidak ber syukur terhadap orang lain berarti tidak ber syukur kepada Allah. Bersatu adalah rahmat, bercerai adalah azab. (Riwayat Baihaqi)
Penulis/Pewarta: Mualif
Editor: Abu Halima
©2024 Al-Marji
TAGS:
Berita Terkait
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 1. Keistimewaan Nabi Muhammad SAW
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 2. Kerjakan yang Baik, Tinggalkan yang Buruk
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 3. Bencana Ilmu
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 4. Bencana Agama
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 5. Tanda-tanda Munafik
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 6. Keutamaan Membaca Asma Allah
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 7. Cara untuk Mencapai Derajat yang Tinggi
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 8. Hamba yang Dibenci Allah
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 9. Menolong Orang Lemah
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 10. Pertanda Orang Berakal
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 11. Perbuatan Halal yang Dibenci Allah
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 12. Kehormatan dan Kemuliaan Seorang Mukmin
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 13. Keutamaan Tauhid
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 14. Keutamaan Bersalawat Atas Nabi SAW
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 15. Menyantuni Anak Yatim
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 16. Kunci Kebahagiaan
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 17. Jangan Meremehkan Kebajikan dan Berlebihan dalam Berpakaian
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 18. Berlaku Adil Terhadap Anak
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 19. Firasat Orang Beriman
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 20. Kemujaraban Doa Orang yang Teraniaya
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 21. Jalan Menuju Insan Kamil
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 22. Realisasi Taqwa
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 23. Imbalan Bagi Orang Yang Teraniaya
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 24. Bahaya Aniaya dan Kikir
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 26. Sifat Allah dan Sifat Setan
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 27. Orang yang Dikucilkan Allah
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 28. Dua Perkara yang Dibenci Manusia
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 29. Dua Jenis Dosa yang Azabnya Ditampakkan di Dunia
- Terjemah Kitab Mukhtarul Ahadis: 30. Takabur
Baca Juga
- Khutbah Jumat: Keutamaan Bulan Rajab dan Syaban: Waktu Mempersiapkan Diri Menuju Ramadan
- Terjemahan Riyadhus Shalihin: Bab 18. Larangan Terhadap Kebid'ahan-kebid'ahan dan Perkara-perkara Yang Diada-adakan
- Terjemah Syarah Kitab Tijan Darori - Sifat Tabligh bagi Rasul dan Lawannya
- Terjemah Fathul Qarib - Bab Syarat-syarat Shalat
- Terjemahan Riyadhus Shalihin: Bab 17. Kewajiban Mengikuti Hukum Allah dan Apa-apa Yang Diucapkan oleh Orang Yang Diajak Ke Arah Itu Dan Yang Diperintah Berbuat Kebaikan Atau Dilarang Berbuat Keburukan
- Terjemah Fathul Qarib - Bab Haid, Nifas, dan Istihadlah
- Makna dan Arti dari Kata Mendustakan
- Khutbah Jumat: Hakikat Berjamaah dalam Islam
- Terjemahan Kitab at-Tadzkirah: Tata Cara Talkin
- Hukum Makan atau Minum Sambil Berdiri